SAMBUTAN REKTOR

Pertama-tama, marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur alhamdulillahi rabbil álamiin ke hadlirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya kepada kita semuanya, sehingga pada hari ini Jumát, 10 Februari 2017 agenda Dies Natalis ke-53 UNY dapat di-launching dengan ditandai senam bersama. Shalawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, semoga kita mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak. Aamiin.

Dies Natalis ke-53 merupakan momentum penting bagi UNY untuk merefleksikan apa yang telah diperbuat dalam perjalanan sejarahnya. Usia 53 tahun bukanlah usia muda ataupun dewasa, tetapi merupakan usia matang. Hal ini harus menyadarkan semua sivitas akademika UNY, bahwa kampus harus terus bergerak ke depan dan mengukir banyak karya dan prestasi seiring dengan usianya yang semakin matang. Persoalannya, apakah semua karya dan prestasi tersebut telah terpublikasikan kepada stake holder dan masyarakat luas?

Momentum dies merupakan salah sarana untuk memplubikasikan karya-karya tersebut, dan sekaligus menunjukkan kepada stake holder atas beberapa prestasi yang telah berhasil diperolehn. Bagaimanapun, di era informasi saat ini publikasi memegang peran penting. Tanpa publikasi yang baik dan tepat, maka semua yang kita lakukan akan kehilangan jejak. Saat ini, UNY juga sedang giat-giatnya mengukir sejarah untuk membangun kebanggan terhadap almamater. Oleh karena itu, saya berharap agar semua kegiatan dalam Dies Natalis ke-53 UNY tahun 2017 dapat terpublikasikan dengan baik, tepat sasaran, dan memiliki nilai strategis bagi kemajuan UNY di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Tema dies yang diambil tahun ini adalah “Internalisasi Pendidikan Karakter dalam Membangun Kemandirian Bangsa”. Tema ini mencerminkan serangkaian ide yang lahir atas apa yang menjadi cita-cita UNY ke depan. Gagasan ini sekaligus memantapkan identitas UNY sebagai kampus Leading in Character Education. Pendidikan karakter menjadi isu penting dalam lima tahun terakhir di UNY. Saat ini sebagian anak bangsa seolah telah kehilangan karakter. Pancasila dan kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa di beberapa tempat hanya menjadi slogan belaka. Berbagai perilaku amoral, tindakan anarkis, perilaku koruptif menjadi tontonan menarik di berbagai media. Oleh karena itu, di usianya yang ke-53 ini, gerakan UNY memantapkan pendidikan karakter sungguh memiliki relevansi yang strategis bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. Pada peringatan dies tahun ini ada yang spesial, yakni telah dimulai dengan acara UNY Bershalawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, dengan semangat untuk semakin menanamkan pendidikan karakter bagi sivitas akademika UNY.

Akhirnya, saya mengucapkan selamat kepada Fakultas Teknik (FT) yang menjadi penanggung jawab penyelenggaraan Dies Natalis ke-53 UNY tahun ini. Saya percaya, FT sebagai fakultas yang memiliki sumber daya yang besar mampu menjalankan amanah ini dengan baik. Meskipun demikian, bukan berarti fakultas dan unit lain lepas tangan dalam menyambut Dies Natalis ke-53 UNY. Bagaimanapun dan sesulit apapun pekerjaan akan jauh lebih mudah jika dikerjakan secara bergotong-royong dan ikhlas Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia Dies Natalis, para sponsor, media massa, sivitas akademika UNY, dan masyarakat umum yang selama ini telah membantu UNY dalam menjalankan tugas Tridharma Perguruan Tinggi. Atas nama UNY, saya mengucapkan Selamat Dies Natalis ke-53 UNY. Semoga UNY menjadi kebanggan kita dan masyarakat umum, serta selalu dalam ridho Allah SWT. Aamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Rektor,

Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.